KUDUS – baistnews.com Suasana haru penuh kenangan dan kesan yang mendalam bagi para siswa kelas IX SMP 1 Kaliwungu dalam kebersamaan teman, dan para bapak, ibu guru selama kurang lebih tiga tahun menempuh pendidikan.
Gelaran perpisahan kelas IX SMP 1 Kaliwungu Kudus digelar Gedung Poltekun turut Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.
Perpisahan murid kelas IX bukanlah berarti berakhirnya masa sekolah dan sekaligus. Hal tersebut justeru mengawali babak baru kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP 1 Kaliwungu Ana Eqi Astuti dalam sambutanya memberikan apresiasi yang mendalam. Kami sampaikan, atas dedikasi dan pengabdian segenap dewan guru dalam mendidik para murid selama ini.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di SMP 1 Kaliwungu. Selama 3 tahun ini, jika kami dalam mendidik putra-putri bapak dan ibu ada yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
“Terima kasih banyak atas dedikasi, kesabaran, dan bimbingan yang tulus para dewan guru dalam mengajar dan membetuk karakter anak didik. Kami juga Ucapkan terima kasih kepada para wali siswa telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di SMP 1 Kaliwungu,” ucapnya.
Ana panggilan akrab Ana Eqi Astui berharap para siswa harus bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi jenjang pendidikan lebih tinggi nantinya. Mereka harus mampu bersaing di dunia pendidikan yang selanjutnya. Karena persaingan dunia pendidikan kedepan itu bisa semakin ketat.
“Para siswa harus tetap semangat dalam belajar, masa depan masih panjang. Dinamika pembelajaran juga bisa berubah sewaktu-waktu dan harus siap. Harus punya tekad dan semangat tinggi untuk menggapai cita-cita yang diinginkan,” harapnya.
Pihak sekolah, cukup optimis siswa kelas IX bisa seluruhnya lulus seratus persen pada pengumuman kelulusan tanggal 2 Juni mendatang.
“Kami yakin para siswa bisa lulus semua, kami melihat hasil nilai yang diraih para siswa kelas IX sudah sangat baik selama menempuh pendidikan,” ujarnya.
Kepala sekolah juga berpesan, kepada 276 siswa yang mengikuti kegiatan pagi hari ini, Setelah lulus jangan sampai melupakan almater sekolah, dan jangan sampai putus hubungan dengan dengan sekolah.
Perlu di ingat selalu oleh para siswa, jika kamu pingin sukses pertama patuhi dan hormati, kedua orang tua dan bapak ibu guru.
Yang kedua raihlah cita-citamu setinggi bintang di langit, karena diantara bintang di langit yang jatuh pasti diantara kalian yang akan mendapatkan bintang tersebut.
“Setelah lulus di SMP 1 Kaliwungu ini, tidak berarti berakhirnya masa belajar dibangku sekolah. Namun ini menjadi awal perjalanan baru untuk melangkah kejenjang pendidikan yang lebih tinggi. Teruslah belajar, raihlah cita-citamu agar bisa terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua komite SMP 1 Kaliwungu Darwanto mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan dan pendidikan yang diberikan oleh segenap dewan guru dan staf sekolah.
“Tidaklah mudah untuk merubah dan mendidik putra-putri kami dalam proses belajar yang lebih baik. Apresiasi yang mendalam kami sampaikan kepada segenap dewan guru dan staf sekolah atas dedikasi dan pengabdian yang tulus untuk mendidik putra-putri kami,” ucapnya.
Tak terasa sudah tiga tahun berlalu. Kini putra-putri yang telah mengenyam pendidikan setelah tiga tahun kami terima kembali.
Ia juga menjelaskan, bahwa apa yang telah diperoleh dari bangku sekolah selama tiga tahun ini bukan akhir dari segalanya, namun ini merupakan awal dari babak baru kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ahmad Sofian asal Desa Prambatan Lor dan Novel Abidah ardelia asal Desa Gamong mereka mengatakan, senang bersekolah di SMP 1 Kaliwungu. Selama tiga ini kami mengenyam pendidikan disini penuh dengan suka cita, penuh dengan kesan dan kenangan yang tak terlupakan.
“Bapak dan ibu guru dalam mengajarkan mata pelajaran pada kami sangat berkesan sekali. Beliau sangat ramah, telaten dan mampu memberikan inovasi serta kreasi dalam menyampaikan pelajaran, sehingga anak didik tidak merasa bosan tidak hanya pembelajaran materi,” katanya.
Kami tidak menyangka sudah tiga tahun telah berlalu. Pada hari ini, kami sangat sedih kehilangan sosok beliau bapak dan ibu guru di sekolah ini. Kami juga sedih kehilangan teman sekelas juga adik kelas yang baik dan sangat berkesan bagi kami selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Tidak terasa sudah tiga tahun berlalu, banyak kenangna indah bersama disini yang tidak bisa kami lupakan. Kepada para adik kelas VII dan VIII teruslah semangat dan rajin belajar. Semoga kalian bisa mendapat nilai yang terbaik dan berprestasi,” pesannya.
Ditanya tentang rencana lanjutan sekolah yang lebih tinggi, mereka menjawab beda-beda tujuan sekolah lanjutan. Intinya kami akan melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.
“Ahmad Sofian rencana melanjutkan di SMA 1 Kudus, sedangkan Novel Abidah Ardelia rencana lanjut ke SMA 2 Kudus. Do’akan kami semoga kami dapat diterima di sekolah yang kami inginkan,” harapnya.
(L-Man)




