PATI  baistnews.com – Gebrakan besar datang dari dunia sepak bola Kabupaten Pati. Untuk pertama kalinya, PSSI Kabupaten Pati menggagas turnamen sepak bola usia dini berskala nasional melalui Adhyaksa Cup 2026.

Bukan sekadar turnamen biasa, Adhyaksa Cup diproyeksikan menjadi panggung besar talenta-talenta muda sepak bola dari berbagai daerah sekaligus momentum untuk membawa nama Pati ke level yang lebih luas.

Sebanyak 43 tim dari tiga provinsi dan 10 kota dipastikan ambil bagian. Mereka akan bertarung pada kelompok usia U-10 dan U-12, dengan total mencapai 107 pertandingan. Perebutan gelar juara juga semakin bergengsi karena total hadiah yang disiapkan mencapai Rp40 juta, dengan Piala Bergilir Kejaksaan Negeri Pati sebagai salah satu daya tarik utama.

Turnamen akan digelar dalam dua rangkaian, yakni 29–30 Agustus 2026 dan 5–6 September 2026, dengan pertandingan dipusatkan di Stadion Joyokusumo.

Bukan Sekadar Berebut Juara

Ketua PSSI Kabupaten Pati, Dian Dwi Budianto, menegaskan Adhyaksa Cup bukan hanya tentang menang dan kalah.

Menurutnya, turnamen tersebut merupakan langkah nyata PSSI Pati dalam membangun kompetisi yang berkualitas, memperluas pengalaman bertanding pemain muda serta membuka kesempatan bagi talenta sepak bola untuk berkembang dan berprestasi.

“Adhyaksa Cup bukan sekadar pertandingan dan bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara,” tegas Dian dalam  jumpa pers 22 Agustus 2026

Semangat yang dibawa bahkan lebih besar: membangun ruang kompetisi yang lebih besar, menghadirkan turnamen berstandar nasional, menciptakan ekosistem pembinaan berkelanjutan, sekaligus menggerakkan kebanggaan masyarakat Pati.

PSSI Pati Gandeng Kejari Pati

Yang membuat turnamen ini semakin menarik adalah adanya sinergi antara PSSI Kabupaten Pati dan Kejaksaan Negeri Pati.

Kolaborasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek penyelenggaraan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya integritas, disiplin, sportivitas dan fair play dalam olahraga.

Adhyaksa Cup diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar bertanding sekaligus membangun karakter dan mental juara.

107 Pertandingan, Persaingan Dipastikan Sengit

Format kompetisi juga dirancang untuk menghadirkan persaingan ketat. Peserta akan melewati fase grup dengan sistem round robin. Perolehan poin, selisih gol, jumlah gol, head to head, hingga fair play menjadi bagian dari penentuan peringkat.

Delapan tim terbaik kemudian melaju ke babak perempat final, dilanjutkan semifinal hingga partai puncak untuk menentukan Juara Adhyaksa Cup 2026.

UMKM Pati Ikut Kebagian Berkah

Tak hanya pemain dan klub yang diharapkan mendapatkan manfaat. PSSI Pati juga menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk ikut bergerak selama turnamen.

Kehadiran ribuan peserta, pendamping dan penonton diharapkan mampu meningkatkan omzet pedagang, membuka pasar baru dan memberikan efek ekonomi bagi sektor kuliner, transportasi, parkir serta usaha masyarakat lainnya.

Target Besar: Cetak Talenta Nasional

Adhyaksa Cup juga menjadi bagian dari visi jangka panjang PSSI Pati dalam membangun pembinaan sepak bola sejak usia dini.

PSSI Pati ingin kompetisi tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang mampu melahirkan pemain berkarakter, berprestasi dan memiliki daya saing hingga tingkat regional, nasional bahkan internasional.

Dian Dwi Budianto menegaskan, pihaknya tidak ingin Adhyaksa Cup hanya dikenang sebagai sebuah turnamen.

“Kami tidak ingin Adhyaksa Cup berhenti sebagai sebuah turnamen. Kami ingin menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan panjang untuk membangun ekosistem sepak bola Pati yang semakin profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.”

Adhyaksa Cup 2026 kini menjadi panggung baru sepak bola usia dini di Pati. 43 tim, tiga provinsi, 10 kota, 107 pertandingan dan satu ambisi besar: membawa sepak bola Pati naik kelas ke panggung nasional.