CILACAP baistnews.com – Pelaksanaan penyaluran bantuan pangan berupa beras di dua desa Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan setelah dokumen surat jalan yang diperlihatkan kepada awak media diketahui belum dibubuhi tanda tangan petugas gudang BULOG.
Temuan tersebut muncul saat awak media melakukan pemantauan penyaluran bantuan pangan di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Jumat (25/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras premium dalam kemasan 10 kilogram. Setiap penerima memperoleh tiga kantong, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram.
Kepala Desa Menganti, Tumirah, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional yang pendistribusiannya dilaksanakan melalui Gudang BULOG Gumilir Cilacap.
Awak media kemudian meminta melihat dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) atau surat jalan penyaluran beras dari BULOG kepada Pemerintah Desa Menganti.
Dari dokumen yang diperlihatkan, terlihat kolom tanda tangan petugas gudang BULOG belum terisi. Sementara itu, pada bagian lainnya telah terdapat tanda tangan dan stempel dari transporter, driver, serta pihak penerima bantuan dari pemerintah desa.
Kondisi serupa ditemukan di Desa Karangkandri.
Saat awak media mendatangi kantor Desa Karangkandri, kegiatan pembagian bantuan pangan juga tengah berlangsung. Karena Kepala Desa Karangkandri tidak berada di kantor, awak media kemudian meminta keterangan kepada salah seorang perangkat desa bagian pelayanan.
Perangkat desa yang enggan disebutkan namanya tersebut memperlihatkan dokumen serah terima bantuan pangan. Dari dokumen tersebut, kembali terlihat kolom tanda tangan petugas gudang BULOG belum dibubuhi tanda tangan.
Temuan yang sama pada dokumen di dua desa tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme administrasi serah terima bantuan pangan dari gudang BULOG kepada pemerintah desa.
Untuk memperoleh penjelasan, awak media kemudian mendatangi Gudang BULOG Gumilir Cilacap sekitar pukul 14.00 WIB.
Namun, awak media belum berhasil menemui kepala kantor maupun staf yang berwenang memberikan penjelasan. Di pos penjagaan, awak media ditemui sekuriti bernama Iqbal.
Iqbal menyampaikan bahwa kepala kantor dan sejumlah staf sedang mengikuti rapat melalui Zoom dengan pihak pusat.
Sekitar pukul 17.00 WIB, awak media kembali mendatangi kantor tersebut untuk meminta klarifikasi. Namun jawaban yang diberikan masih sama. Iqbal mengatakan rapat melalui Zoom belum selesai.
Di tengah penantian tersebut, awak media melihat sejumlah orang berada di sekitar area kantor. Namun, belum ada pejabat atau staf yang memberikan penjelasan mengenai dokumen surat jalan bantuan pangan yang dipersoalkan.
Hingga berita ini ditulis, pihak Gudang BULOG Gumilir Cilacap belum memberikan keterangan mengenai alasan kolom tanda tangan petugas gudang pada dokumen surat jalan di Desa Menganti dan Desa Karangkandri belum terisi.
Pertanyaan mengenai apakah kondisi tersebut merupakan bagian dari prosedur administrasi, kelalaian administratif, atau terdapat mekanisme lain dalam proses serah terima bantuan, masih menunggu penjelasan resmi dari pihak BULOG.





