PATI baistnews.com Beredarnya pemberitaan terkait seorang siswa SMP Negeri 8 Pati yang disebut diminta pindah sekolah mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Pati. Merespons informasi yang viral di masyarakat, Komisi D DPRD Pati bergerak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 8 Pati, Senin (15/9/2026).
Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo. Kedatangan anggota DPRD tersebut untuk melihat secara langsung persoalan yang menjadi perhatian publik setelah muncul pemberitaan mengenai siswa berinisial MG, warga Desa Giritan.
Orang tua MG, Joko Purnomo, sebelumnya menyampaikan bahwa anaknya disebut diminta pindah sekolah oleh pihak SMPN 8 Pati. Menurut Joko, alasan yang disampaikan berkaitan dengan kehadiran anaknya yang disebut sering tidak masuk sekolah atau bolos.
Joko juga mengatakan, terdapat laporan dari pihak desa yang disebut berkaitan dengan permintaan agar anaknya pindah sekolah.
Yang kemudian menjadi perhatian adalah keterangan Joko mengenai informasi yang diterimanya dari pihak sekolah. Menurut dia, apabila anaknya tidak pindah, disebut ada kemungkinan tidak naik kelas.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan penjelasan langsung dari pihak sekolah agar persoalannya tidak berkembang hanya berdasarkan satu versi.
Dalam sidak tersebut, Komisi D DPRD Pati ditemui langsung oleh Kepala SMPN 8 Pati bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Paryanto, beserta jajaran.
Pertemuan berlangsung untuk menggali secara langsung duduk persoalan yang sebenarnya, termasuk mengenai alasan siswa diminta pindah, persoalan kehadiran, langkah pembinaan yang telah dilakukan sekolah, serta informasi mengenai status kenaikan kelas siswa.
Gerak cepat Komisi D DPRD Pati ini dilakukan setelah persoalan tersebut menjadi perhatian publik melalui pemberitaan yang beredar. DPRD memilih turun langsung ke sekolah untuk mendapatkan informasi dari pihak-pihak terkait, sehingga persoalan tidak hanya dilihat dari keterangan orang tua siswa.
Persoalan ini selanjutnya menunggu hasil klarifikasi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati. Publik tentu berharap ada penyelesaian yang objektif, sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan siswa tetap menjadi perhatian utama.
Media ini akan terus mengikuti perkembangan hasil sidak Komisi D DPRD Pati di SMPN 8 Pati.





