SEMARANG – baistnews.com Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (UKK) tahap I yang digelar pada Ahad, 26 April 2026.
Ada ratusan peserta kandidat calon ketua DPC PKB dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah (Jateng) yang mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Kegiatan ini berlangsung di kompleks Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas (FIPP) Universitas Negeri Semarang.
Dalam proses seleksi, peserta menjalani tahapan ketat mulai dari tes tertulis, psikotes, hingga penilaian kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan.
Para panelis berasal dari kalangan akademisi guna memastikan hasil penilaian objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

DPC PKB Kabupaten Kudus mengirimkan 10 bakal calon ketua. Mereka adalah Noor Hadi, Sutejo, Mukhasiron, Sam’ani Intakoris, Noor Hidayah, Safu’an, Bisri, Suparno, Khoirul Fatkah, dan Rif’an Hamim.
Seluruhnya mengikuti proses penjaringan untuk kepemimpinan Periode 2026–2031.
DPW PKB Jateng menyebutkan, UKK ini merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) yang telah digelar di masing-masing daerah.
Nama-nama kandidat sebelumnya diusulkan dari tingkat ranting dan Pengurus Anak Cabang (PAC), serta didukung kekuatan kultural partai di akar rumput.
Menariknya, Muscab tahun ini menggabungkan aspirasi dari bawah dengan pemetaan strategis dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Skema tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya populer secara internal, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial yang kuat.
Melalui UKK ini, partai ingin memastikan calon ketua DPC memiliki kemampuan mengelola organisasi secara efektif di tingkat daerah.
Setelah tahap ini, para kandidat masih akan menjalani uji lanjutan di tingkat DPP sebelum ditetapkan secara resmi.
Selain menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, Muscab juga diproyeksikan sebagai langkah awal mempersiapkan kekuatan partai menghadapi Pemilu 2029.
Penilaian tidak hanya berfokus pada jumlah kader, tetapi juga kekuatan ideologi, narasi perjuangan, serta mentalitas kader.
Sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, partai juga menekankan pentingnya “politik kehadiran” melalui program nyata yang berpihak pada masyarakat.
Cak Imin panggilan Akrab Muhaimin Iskandar menjelaskan, nantinya seluruh kandidat akan mengikuti UKK tahap berikutnya yang akan dijadwalkan pada 6 Mei 2026. Pada tahap seleksi ini akan melibatkan Universitas Indonesia (UI) serta penilaian langsung dari DPP PKB.
“Dari hasil UKK tersebut DPP PKB yang akan menetapkan siapa yang nantinya terpilih menjadi ketua DPC,” jelasnya.
(L-Man)





