KUDUS – baistnews.com Kegiatan serah terima siswa atau pelepasan siswa sekolah adalah merupakan progam tahunan dari pihak lembaga, tak terkecuali Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gebog Kudus menggelar serah terima siswa kelas IX. Sebanyak 287 siswa kelas IX beserta wali siswa mengikuti acara perpisahan yang digelar di Gedung Outdoor SMP 2 Gebog pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026.
Guna untuk lebih memeriahkan acara serah terima siswa kelas IX serangkaian pentas seni siswa-siswi kelas VII dan VIII ditampilkan. Mulai dari paduan suara, lagu solo song, drama treatikal, hingga pantomim.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP 2 Gebog Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, kami ucapkan terima kasih kepada semua bapak dan ibu guru. Apresiasi yang mendalam kami sampaikan, atas dedikasi dan pengabdian dalam mendidik siswa.
Tak lupa kami ucapan terima kasih kepada bapak dan ibu wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di SMP 2 Gebog. Selama 3 tahun ini, jika kami dalam mendidik putra-putri bapak dan ibu ada yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
“Terima kasih banyak atas dedikasi, kesabaran, dan bimbingan yang tulus para dewan guru dalam mengajar dan membetuk karakter anak didik. Kami juga Ucapkan terima kasih kepada para wali siswa telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di SMP 2 Gebog,” ucapnya.
Lebih lanjut Wawan panggilan akrab Ahadi Setiawan, dirinya menambahkan, bahwa siswa harus bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi jenjang pendidikan lebih tinggi nantinya. Mereka harus mampu bersaing di dunia pendidikan.
“Para siswa harus tetap semangat dalam belajar, masa depan masih panjang. Dinamika pembelajaran juga bisa berubah sewaktu-waktu dan harus siap. Harus punya tekad dan semangat tinggi untuk menggapai cita-cita yang diinginkan,” imbuhnya.
Pihak sekolah, cukup optimis siswa kelas IX bisa seluruhnya lulus seratus persen pada pengumuman kelulusan tanggal 2 Juni mendatang. Apalagi, jika melihat hasil nilai yang diraih para siswa kelas IX sudah sangat baik selama menempuh pendidikan.
Perlu diketahui, bahwa saat ini sedang maraknya para remaja yang berkumpul-kumpul dengan membawa senjata tajam (sesuatu yang tidak perlu ditiru), oleh karenanya, kami mohon untuk wali siswa selalu mengawasi putra-putrinya ketika berkegiatan diluar rumah. Jam pelajaran disekolah itu lebih pendek jika dibanding ketika putra-putri bapak dan ibu dirumah.
“Kami mohon putra-putrinya untuk selalu diawasi dalam berkegiatan, terutama pada malam hari. Diusahakan sebelum jam 21.00 WIB sudah ada dirumah,” ujar Wawan.
Ia juga berpesan, kepada 287 siswa yang mengikuti pelepasan siswa kelas IX. Setelah lulus para siswa jangan sampaikan melupakan almamater sekolah. Yang lebih penting lagi dan perlu di ingat selalu, jika kamu pingin sukses pertama patuhi dan hormati, kedua orang tua dan bapak ibu guru.
Yang kedua raihlah cita-citamu setinggi bintang di langit, karena diantara bintang di langit yang jatuh pasti diantara kalian yang akan mendapatkan bintang tersebut.
“Setelah lulus di SMP 2 Gebog ini tidak hanya sebagai penanda berakhirnya masa belajar dibangku sekolah. Namun ini menjadi awal perjalanan baru untuk melangkah kejenjang pendidikan selanjutnya. Ingat kesuksesan tidak hanya bisa diraih di jenjang pendidikan negeri saja, namun pendidikan swasta-pun bisa menjadikan kesuksesan seseorang,” pesan Ahadi Setiawan.
Tidak terasa tiga tahun telah berlalu putra-putri bapak dan ibu kini kami kembalikan atau kami serahkan kepada bapak dan ibu wali siswa.
“Selama tiga tahun yang lalu bapak dan ibu menyerahkan putra-putrinya kami terima, untuk dibimbing, kami arahkan untuk mengenyam pendidikan. Kini setelah lulus kami kembalikan kepada wali siswa,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua komite SMP 2 Gebog Sudihartono, S.Pd., mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan dan pendidikan yang diberikan oleh segenap dewan guru dan staf sekolah.
“Tidaklah mudah untuk merubah dan mendidik putra-putri kami dalam proses belajar yang lebih baik. Apresiasi yang mendalam kami sampaikan kepada segenap dewan guru dan staf SMP 2 Gebog, atas dedikasi dan pengabdian yang tulus untuk mendidik putra-putri kami. Tak terasa sudah tiga tahun berlalu. Kini putra-putri kami terima kembali,” ucap Sudihartono.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada, SH., menambahkan, kami juga mengapresiasi kegiatan serah terima siswa SMP 2 Gebog pada hari ini yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
Harjuna juga menekankan apa yang telah menjadi pesan Kepala Sekolah SMP 2 Gebog. Kepada para siswa kelas IX yang dilepas, jika kamu pingin sukses pertama patuhi dan hormati, kedua orang tua dan bapak ibu guru dan ang kedua raihlah cita-citamu setinggi bintang di langit. Teruslah belajar dengan penuh sengat.
Saya juga berpesan kepada bapak dan ibu wali murid jangan pernah memaksa anak-anak untuk menentukan pilihan pendidikan selanjutnya. Biarlah mereka menentukan pilihan kejenjang pendidikan yang diharapkan mereka.
“Siswa kelas IX yang pada hari ini dilepas, mereka pasti sudah mempunyai rencana akan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” pesannya.
Mengenai maraknya kenakalan remaja kemarin dari Pihak Bupati Kudus, Disdikpora Kudus, POLRI-TNI, dan pihak sekolah sudah melakukan kesepakatan untuk tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum.
(L-Man)





