KUDUS – baistnews.com Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kudus terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan mutu pendidikan nasional secara menyeluruh,, termasuk mendukung pengembangan sekolah berbasis kurikulum agama.
Hal tersebut dibuktikan oleh ketua PGRI Cabang Kudus, Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.Pd., dalam memberikan arahan di SMP PGRI Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, ketika menjadi pembina upacara pada Senin pagi, 18 Mei 2026.
Kami ingin para siswa di SMP PGRI Jati, mempunyai semangat dan etos belajar yang tinggi serta disiplin. Dengan cara para siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang menyenangkan.
“Kami ingin para siswa yang ada di SMP PGRI Jati itu merasa senang, dan nyaman dalam mengikuti proses pendidikan. Kemudian kita tumbuh kembangkan etos belajar dan kedisiplinan,” ujar Ahadi Setiawan.

Ia juga menjelaskan, bahwa langkah strategis dan upaya untuk memajukan sekolah berbasis agama agar bisa terwujud, maka PGRI Cabang Kudus perlu mengupayakan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Seperti di SMP PGRI Jati setiap pagi ada pembacaan “Asmaul Husna” maka kami mengusulkan ada penambahan setiap pagi ada sholat dhuha dan pembacaan atau hafalan surat pendek dalam Al-qur’an juz 30,” jelasnya.
Lebih lanjut Wawan panggilan akrab Ahadi Setiawan menambahkan, disini ada beberapa kegiatan sepeti drumband dan karawitan, namun alatnya sudah ada beberapa yang rusak.
“Kami janji akan membantu mencarikan pelatih dan memperbaiki alat tersebut. Untuk drumband supaya bisa lebih ditingkatkan. Kami lihat kemarin dalam penampilan drumband di kegitan sedekah bumi Desa Getas Pejaten sudah bagus,” imbuhnya.
Ahadi Setiawan menegaskan, bahwa PGRI diberikan kewenangan untuk mengembangkan satuan pendidikan yang disesuaikan dengan minat dan bakat anak didik. Maka PGRI berkomitmen untuk memajukan sekolah berbasis agama di sekolah ini.
“Tidak kalah pentingnya juga peningkatan kompetensi tenaga pendidik guna mengintegrasikan nilai-nilai moral keagamaan dengan teknologi. Hal ini bertujuan agar siswa tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia,” tegasnya.
“Dalam pelaksanaan PPDB TA 2026/2027, kami berharap manajemen pengembangan kurikulum yang menyelaraskan antara pendidikan umum dan nilai-nilai keagamaan dapat disesuai karakteristik peserta didik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP PGRI Jati Tri Puji Rahayu mengucapkan banyak terima kasih kepada ketua PGRI cabang Kudus yang telah memberikan motivasi, semangat, dan dorongan kepada siswa sekolah ini. Kami selaku tenaga pendidik juga diberi arahan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pak Wawan, atas motivasi dan dorongan anak didik kami untuk semangat belajar dan disiplin. Apa yang menjadi arahan beliau ini, akan kami upayakan untuk dapat kami realiasikan, karena itu demi kemajuan sekolah,” ucapnya.
Tri Puji Rahayu juga menjelaskan, bahwa SMP PGRI Jati ada beberapa extra kulikuler, seperi belajar seni dan baca tulis Al-Qur’an, pramuka, drumband, karawitan, dan pencak silat.
“Setiap tahun SMP PGRI Jati selalu diikut sertakan dalam kirab budaya Pemdes Getas Pejaten. Extra kulikuler disini ada seni tulis dan belajar Al-Qur’an, pramuka, drumband, karawitan, dan pencak silat, karena pencak silat peminatnya sedikit untuk sementara ditiadakan sementara,” jelas Puji Rahayu.
Sebagai informasi siswa-siswi SMP PGRI Jati nantinya akan diadakan Outing Clas (kegiatan diluar kelas) sepeti kemah di Rahtawu atau Colo Muria secara gratis. Untuk waktu dan pelaksana nanti akan di informasikan lebih lanjut oleh bapak dan ibu guru.
(L-Man)





