KUDUS – baistnews.com Suasana haru penuh kenangan dan kesan bercampur bangga mewarnai acara purnawiyata kelas IX SMP 1 Kudus tahun ajaran 2025-2026. Gelaran tersebut berlangsung di Hotel Sapphire Kecamatan Kaliwungu Kudus, pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.
Untuk lebih memerihakan acara tersebut digelar berbagai penampilan dan kreativitas para siswa mulai dari penampilan paduan suara, tarian, solo song, band dan lainnya.

Kepala Sekolah (Kepsek) Abdul Rachim, S.Pd., M.Pd., memberi apresiasi yang mendalam kepada bapak dan ibu guru atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik para siswa selama ini.
Kami juga mengucapkan, banyak terima kasih kepada bapak dan ibu wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di SMP 1 Kudus. Selama 3 tahun ini, jika kami dalam mendidik putra-putri bapak dan ibu ada yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
“Terima kasih banyak atas dedikasi, kesabaran, bimbingan yang tulus para dewan guru dalam mengajar dan membentuk karakter anak didik. Kami juga ucapkan terima kasih kepada para wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan di SMP 1 Kudus,” ucap Abdul Rochim.
Ia juga menjelaskan, bahwa siswa kelas IX yang mengikuti acara purnawiyata sebanyak 295 siswa. Mereka juga didampingi oleh wali siswa atau orang tuanya.
Lebih lanjut Rochim menambahkan, bahwa siswa harus bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi jenjang pendidikan lebih tinggi nantinya. Mereka harus mampu bersaing di dunia pendidikan.
“Para siswa harus tetap semangat dalam belajar, masa depan masih panjang. Dinamika pembelajaran juga bisa berubah sewaktu-waktu dan harus siap. Harus punya tekad dan semangat tinggi untuk menggapai cita-cita yang diinginkan,” imbuhnya.

Pihak sekolah, cukup optimis siswa kelas IX SMP 1 Kudus bisa seluruhnya lulus pada pengumuman kelulusan pada 2 Juni. Apalagi, jika melihat hasil nilai yang diraih para siswa kelas IX sudah sangat baik selama menempuh pendidikan di SMP 1 Kudus.
“Saya yakin bisa lulus semuanya. Untuk tahun ini anak didik kami ada 50 siswa yang sudah diterima di sekolah lanjutan favorit,” ujarnya.
Kami berharap kepada para siswa yang telah lulus sekolah mereka tetep menjaga almamater sekolah dan jangan sampai putus hubungan dengan sekolah.
Semoga saja dalam waktu 10-15 tahun kedepan para siswa yang telah lulus nantinya bisa sukses dan menjadi pemimpin dimasa depan.
“Banyak lulusan dari SMP 1 Kudus yang terbukti menjadi orang yang sukses, ada yang menjadi dokter, dosen, guru, pengusaha, wakil rakyat, dan lain sebagainya,” harapnya.
Sesuai dengan Tagline SMP 1 Kudus yakni “Hebat Berkarakter” Anak didik atau siswa yang hebat dan berkarakter artinya siswa yang tidak hanya mempunyai keilmuan diatas rata-rata. Namun lebih dari itu, siswa yang hebat dan berkarakter artinya siswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan yang tinggi dan berkarakter.
“Kita mengharapkan kesempurnaan, agar anak didik kami ini nantinya mempunyai keilmuan secara akademik, menjadi generasi penerus yang handal dan berkarakter sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.

Diantara ratusan siswa kelas IX SMP 1 Kudus, yang akan melanjutkan kejenjang sekolah favorit diantaranya adalah Bagus Prasetya Nugraha dan Helena Felicia Evangelin Sheeva Prastyanto mereka mengatakan, senang bersekolah di SMP 1 Kudus, pendidikan yang diajarkan pada kami sangat berkesan sekali.
Bapak dan ibu guru ramah kesetiap siswa. Beliau dalam memberikan pelajaran mudah dipahami. Apabila siswa kurang paham dipersilahkan untuk bertanya, siswa diajak berdiskusi dalam pembelajaran yang asyik dan menyenangkan.
Kami pada hari ini sangat sedih kehilangan sosok beliau bapak dan ibu guru dan juga sangat kehilangan teman dan sahabat yang selama 3 tahun selalu bersama baik suka maupun duka kita selalu bersama.
“Selama tiga tahun mengenyam pendidikan dibangku sekolah ini, penuh dengan suka cita, penuh dengan kesan, dan kenangan yang tidak akan mudah kami lupakan,” katanya.
Rencana setelah lulus SMP 1 Kudus kami akan melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi untuk meraih cita-cita yang kami impikan selama ini.
“Semoga kami dapat diterima di sekolah yang kami inginkan,” harapnya.
Bagus Prasetya Nugraha SMA Taruna Nusantara Magelang, sedangkan untuk Helena Felicia Evangelin Sheeva Prastyanto di SMA Pangudi Luhur Van Lith Magelang.
(L-Man)




