Pati baistnews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan dengan membagikan premi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang aktif mengikuti program bimbingan kerja periode Juni 2026, Sabtu (4/7). Pemberian premi ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, serta produktivitas WBP dalam menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi melalui program pembinaan kemandirian.
Kegiatan berlangsung tertib dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Premi yang diterima menjadi penghargaan atas kerja keras sekaligus motivasi agar para WBP terus meningkatkan keterampilan selama menjalani masa pembinaan.
Sebelum pembagian premi, Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, didampingi Kepala Subseksi Kegiatan Kerja memberikan pengarahan kepada seluruh peserta bimbingan kerja. Dalam arahannya, ia mengajak warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Kasubsi Kegiatan Kerja juga menegaskan bahwa berbagai keterampilan yang diperoleh melalui program pembinaan bukan sekadar aktivitas selama menjalani pidana, tetapi merupakan modal penting untuk membangun kehidupan yang mandiri dan produktif setelah bebas nanti.
Melalui program pembinaan kemandirian, Lapas Kelas IIB Pati terus berupaya mencetak warga binaan yang memiliki kompetensi kerja, etos kerja, dan rasa percaya diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, mengatakan bahwa premi yang diberikan memiliki makna lebih dari sekadar imbalan atas hasil kerja.
> “Premi yang diterima hari ini bukan sekadar hasil dari pekerjaan, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas semangat, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar. Saya berharap seluruh WBP dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, terus meningkatkan keterampilan, serta menjadikannya sebagai bekal untuk meraih kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan semangat “Premi sebagai Apresiasi, Kemandirian sebagai Inspirasi,” Lapas Kelas IIB Pati terus memperkuat program pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Diharapkan, setiap keterampilan yang diperoleh warga binaan mampu menjadi bekal nyata dalam membuka peluang usaha maupun lapangan pekerjaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, produktif, dan bermanfaat.





