Surakarta baistnews.com – Kota Solo tidak hanya ingin dikenal sebagai kota olahraga, tetapi juga menjadikan berbagai event olahraga sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi masyarakat. Gagasan tersebut disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surakarta, Her Suprabu, Sp.MM, saat menyampaikan program kerja dalam jumpa pers di Griya Solopos, Minggu (30/8/2026).

Her Suprabu mengatakan, pengembangan olahraga di Kota Solo / Surakarta diarahkan untuk berjalan beriringan dengan sektor pariwisata, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta karakter Solo sebagai kota pelajar. Program tersebut disebut sejalan beriringan dengan arah pembangunan daerah.

Salah satu konsep yang didorong adalah sport tourism, yakni pengembangan pariwisata berbasis kegiatan olahraga. Menurutnya, banyaknya event olahraga di Solo menjadi peluang untuk mendatangkan masyarakat dari luar daerah sekaligus menggerakkan berbagai sektor yang nantinya mampu menumbuhkan perekonomian.

Konsep tersebut juga dapat dikembangkan dengan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran), tourism dan cultural tourism. Dengan demikian, kedatangan peserta maupun penonton sebuah event olahraga tidak hanya beraktivitas di arena pertandingan, tetapi juga dapat menikmati destinasi wisata, budaya dan produk UMKM di Kota Solo.

“Terselenggaranya event olahraga di Kota Surakarta dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” ujar Her Suprabu.

Ia menilai event olahraga berskala nasional memiliki manfaat berlapis. Selain menjadi wadah untuk mengasah kemampuan dan mencetak bibit atlet berprestasi, kegiatan tersebut juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Banyaknya event berskala nasional ini secara otomatis bisa mencetak bibit atlet dan mengasah prestasi serta meningkatkan pendapatan usaha mikro,” katanya.

Pengembangan konsep tersebut diharapkan semakin kuat dengan dukungan fasilitas olahraga yang memenuhi standar internasional. Fasilitas dan event yang berkualitas dinilai dapat menjadi daya tarik bagi penyelenggara maupun peserta dari luar daerah.

KONI Surakarta berharap sinergi antara olahraga, pariwisata, budaya dan UMKM dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan konsep itu, event olahraga tidak berhenti pada pencapaian prestasi di gelanggang olahraga saja, tetapi turut menjadi bagian dari penggerak ekonomi Kota Solo.