Pati,  baistnews.com Konsolidasi dengan tema Rapat PAC PDI Perjuangan Diperluas kembali digelar di kediaman Hj. Siti Asyiah,S.E ketua PAC Margorejo di desa Muktiharjo kecamatan Margorejo. Rapat konsolidasi yang  dilaksanakan secara marathon di kabupaten Pati untuk menjaring dan  memperluas mesin politiknya hingga tingkat bawah yakni RW (Rukun Warga) dalam rangka  mempersiapkan kemenangan sepektakuler pada Pemilu mendatang baik legislatif maupun eksekutif. (12/03).

 

Hadir pula Teguh Bandang Waluyo selaku fraksi utusan partai, pengurus DPC,  dan jajarannya beserta ratusan peserta dengan nuansa merah membara.

Gerakan menggalang kekuatan Partai berlambang Kepala banteng moncong putih tersebut terus menggelora dengan semangat para kader yang sudah terbukti soliditasnya, dengan membuktikan perolehan  kursi DPRD terbanyak di Kabupaten Pati dan meningkat dari 10 ke 14 kursi dari Pemilu sebelumnya.
Dengan pembaharuan pengurus partai dan perluasan pengurus diharapkan mampu berkompetisi dengan mengulang kesuksesannya dan meningkatkan perolehan kader yang duduk di legislatif dan Eksekutif.

Dalam sambutannya Ketua PAC Margorejo yang akrab dipanggil bu Sis tersebut menargetkan perolehan kursi di kecamatan Margorejo harus kembali ada, karena   Target dari DPC PDIP Perjuangan  Pati setiap Kecamatan ada satu anggota DPRD sehingga untuk memperjuangkan nasib rakyat lebih mudah, karena lebih dekat dengan wakilnya di Dewan.

Sementara itu Teguh Bandang Waluyo yang diutus memandu pelaksanaan penjaringan calon pengurus PAC atas persetujuan audiens langsung mendapatkan kandidat lima orang, dengan komposisi diprioritaskan pengurus lama.

Disampaikan Bandang juga bahwa siapapun yang sudah berkianat kepada PDI Perjuangan harus dicoret jangan sampai dilibatkan dalam urusan partai. Dia menyampaikan bahwa sudah terbukti PDI Perjuangan berpihak pada rakyat bukan penguasa, karena sewaktu paripurna pemakzulan bupati hanya PDIP yang tetap pada pendirian untuk merekomendasikan pemakzulan, jadi PDIP bukan tempatnya pengkhianat, jadi jangan simpan pengkhianat.

Acara ini sebagai sosialisasi peraturan partai PDI Perjuangan nomor 1 tahun 2025 yang mengatur mekanisme organisasi dan mempertegas disiplin, komitmen ideologis, serta kesolidan kader. PP No 1 2025 diterapkan pasca hasil Kongres VI PDI-P di Bali, yang juga memuat agenda penentuan pengurus dan ketua umum periode 2025-2030.

 

/Mury.