PATI, JAWA TENGAH  baistnews.com – Kendala klaim BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Seorang pasien bernama Akbar Boji Akkananta, warga Desa Gadingarejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, dilaporkan mengalami hambatan dalam proses klaim layanan kesehatan saat menjalani perawatan di RS KSH Pati, Senin (30/3/2026).

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab klaim tersebut tidak dapat diproses. Meski demikian, pelayanan medis terhadap pasien tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Di tengah situasi tersebut, kehadiran LSM MPK (Masyarakat Peduli Keadilan) Peduli menjadi angin segar bagi keluarga pasien. Lembaga tersebut aktif melakukan pendampingan, membantu menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan manajemen rumah sakit.

“Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada pihak rumah sakit dan LSM MPK yang sudah mendampingi kami,” ujar perwakilan keluarga pasien.

Menariknya, meskipun menghadapi kendala administratif dalam sistem BPJS, pihak RS KSH Pati tetap memberikan pelayanan secara maksimal tanpa mengedepankan persoalan biaya.

Perwakilan manajemen rumah sakit menegaskan bahwa keselamatan pasien adalah prioritas utama.

“Kami tidak bisa menunda atau menolak pelayanan hanya karena persoalan klaim. Pasien tetap menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Sikap profesional dan empati tersebut mendapat apresiasi dari pasien dan keluarga. Mereka mengaku terharu atas dedikasi tenaga medis yang tetap memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.

Kasus ini juga menyoroti persoalan yang kerap terjadi dalam sistem BPJS Kesehatan, khususnya terkait kendala administrasi dan ketidaksesuaian data. Dalam beberapa kasus, hal tersebut berdampak pada tidak dapat diprosesnya klaim layanan kesehatan.

Pihak rumah sakit pun berharap adanya perbaikan sistem dan koordinasi yang lebih optimal dengan BPJS Kesehatan ke depan, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak membebani fasilitas layanan kesehatan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa di balik sistem administrasi, nilai kemanusiaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam pelayanan kesehatan.

Redaksi