KUDUS – baistnews.com Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus memasang target tembus delapan besar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Untuk mengejar target tersebut, pihaknya menargetkan atlet kontingen Kudus mendulang 40 medali emas di 41 cabang olahraga yang bakal diikuti.

Ketua KONI Kudus Sulistiyanto mengatakan, target tersebut dinilai cukup realistis berdasarkan evaluasi pembinaan atlet atas hasil capaian pra-Porprov terlaksana beberapa waktu lalu.

Dalam pra Porprov, kontingen Kudus masuk delapan besar dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Selain itu, dia juga menilai potensi masing-masing cabang olahraga (Cabor) yang diperlombakan berpeluang untuk mendapat medali emas.

“Estimasi kita bisa dapat 40 emas, kalau itu tercapai kami bisa masuk ke delapan besar,” kata Sulistyanto.

Lebih lanjut Sulis menambahkan, tahapan persiapan saat ini terus dilakukan melalui monitoring dan evaluasi terhadap masing-masing cabang olahraga (Cabor).

“Untuk logistik maupun persiapan akomodasi sudah siap. Saat ini kita melakukan monitoring dan evaluasi Cabor, sejauhmana persiapan dan prosentase latihannya,” imbuhnya.

Menurutnya, Kudus masih berpeluang untuk menempatkan hasil terbaik setelah evaluasi dan memaksimalkan persiapan di waktu dua bulan terakhir.

Sulis juga menjelaskan, ada beberapa Cabor unggulan yang diharapkan menjadi pundi-pundi medali untuk kontingen Kudus. Di antaranya bulu tangkis, tenis meja, atletik, renang, voli indoor, voli pasir, serta cabang olahraga bela diri seperti pencak silat, gulat, sambo, muay thai, dan tarung derajat.

“Potensi Kudus masih di beberapa Cabor, akan kami maksimalkan untuk mendulang emas,” jelas Sulis.

Ajang Porprov 2026 akan terlaksana di Semarang pada 25 hingga 31 Oktober 2026 mendatang. Dari 44 cabor yang terselenggara, Kudus akan berpacu pada 41 cabor dengan 517 atlet dan pelatih yang bakal diberangkatkan .

“Kudus ikut di 95 persen cabor, hampir semuanya sehingga punya modal untuk perolehan medali,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kudus Subarkah menambahkan, saat ini para atlet masih memaksimalkan intensitas latihan menuju gelaran Porprov 2026.

Ia menegaskan, seluruh atlet dipastikan merupakan atlet lokal hasil pembinaan olahraga di Kudus. Pihaknya berkomitmen untuk tidak mengandalkan transfer atlet demi mengejar medali.

Seluruh atlet yang kami kirim merupakan atlet lokal. Ini sebagai bentuk amanah dari Pak Bupati,” ujar Subarkah.

Ia menilai, keputusan itu menjadi penting untuk mengukur kualitas pembinaan olahraga dan menjadi gambaran atas hasil pembinaan atlet daerah.

“Artinya, apa pun hasilnya nanti, itulah gambaran pembinaan olahraga di Kudus. Dengan begitu, kami bisa mengetahui kualitas pembinaan yang sebenarnya,” bebernya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris juga memberikan dukungan kepada para atlit, pelatih, ofisial, dan jajaran KONI yang tengah mempersiapkan diri menuju kompetisi Olahraga Tingkat Jawa Tengah tersebut.

Ia meminta para atlit memberikan kemampuan terbaik saat bertanding dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga baik Kabupaten Kudus.

(L-Man)