KUDUS – baistnews.com Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah / 2026 Miladiyah, SMP 2 Gebog Kudus mengadakan pemotongan hewan kurban. Sebanyak 4 Kambing, 1 ekor Sapi dan 1 ekor kerbau.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari para guru, purnawirawan guru, partisipasi donatur, dan peran aktif partisipasi para siswa-siswi sekolah. Gelaran tersebut bertempat di lapangan sekolah pada Jum’at pagi, 29 Mei 2026.

Kepala sekolah SMP 2 Gebog Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, Kurban pada hakikatnya tidak sekadar memotong hewan kurban, namun lebih dari itu, berkurban berarti sebuah ketundukkan seorang hamba secara total terhadap perintah Allah SWT. Oleh karena itu, SMP 2 Gebog merealisasikan dengan amalan menyembelih hewan kurban setiap tahunnya.

“Kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban ini menjadi ajang silaturrahmi antara pihak sekolah dengan wali siswa, juga sebagai pembelajaran bagi siswa tentang penyembelihan hewan kurban, karena pada saatnya kelak mereka akan terjun di masyarakat,” katanya.

Ahadi Setiawan menjelaskan, bahwa pada tahun ini sebanyak 4 ekor kambing, 1 sapi, dan 1 kerbau, sudah disiapkan oleh panitia untuk dipotong, 1 sapi dan 1 kerbau kurban tersebut berasal dari bapak dan ibu guru, juga purna guru melalui patungan bertujuh dan 4 ekor kambing berasal dari donatur juga siswa-siswi SMP 2 Gebog.

Tujuan utama para siswa adalah latihan berkurban dengan patungan. Hal tersebut untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat-Nya.

“Latihan berkurban memberi pengalaman langsung bagi siswa dan pelaksanaan dalam proses penyembelihan hewan kurban, serta pembagian daging kurban. Disamping itu juga dapat membantu siswa mengembangkan karakter positif rasa tanggung jawab, kerjasama, dan empati sosial,” jelasnya.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan Setyawan Wibisono, S.Pd., menerangkan, bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari para guru, purnawirawan guru, partisipasi donatur, dan peran aktif partisipasi para siswa-siswi sekolah.

“Kesadaran sosial yang baik serta keinginan untuk berbagi membuat para siswa tergerak untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Wibisono menambahkan, bahwa kegitan ini para siswa dapat meneladani kidah Nabi Ibrahim yang taat menjalankan perintah Allah SWT. Para siswa juga dapat tumbuh sifat kebersamaan dan kekompakkan.

“Dengan adanya kegiatan ini, dapat menumbuhkan kebersamaan dan kekompakkan antara siswa dan para guru.

Ia juga menjelaskan, daging kurban yang telah dicacah dan dipilah oleh panitia kemudian dibagikan menggunakan kupon kepada siswa-siswi SMP 2 Gebog juga warga masyarakat sekitar yang ada di lingkungan sekolah.

“Ada 700 bungkus daging kurban yang dibagikan kepada siswa kelas VII dan VIII ada 560, kemudian bapak-ibu guru, staf dan karyawan, juga tetangga sekitar,” jelasnya.

Tampak pembagian daging kurban mulai di bagikan kepada para siswa-siswi yang dipimpin oleh bapak Agus Emawan dan Afroni.

Diantara ratusan siswa-siswi SMP 2 Gebog penerima daging kurban, Nurul Febriyani (kelas 8e) dan Aulia Zahra Oktaviana kelas (8e) mengatakan, kami bersyukur mendapat daging dari sekolah, rasanya senang sekali, ini bisa buat makan sekeluarga.

“Syukur Alhamdulillah, dapat daging, rencana daging ini kami serahkan kepada orang tua untuk dimasak buat makan sekeluarga,” katanya.

Kami berharap kegiatan pemotongan hewan kurban di SMP 2 Gebog dapat terus dilaksanakan ditahun-tahun berikutnya secara konsisten, karena hal tersebut memberi dampak yang positif.

(L-Man)