JAKARTA baistnews.com  – Sebanyak 13 Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terdampak konflik di Iran akhirnya berhasil dipulangkan ke Tanah Air dengan selamat, Selasa (21/4/2026).

Kepulangan para pelaut tersebut disambut haru oleh keluarga serta jajaran (INFISA) di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Rombongan tiba sekitar pukul 17.40 WIB setelah melalui proses evakuasi yang melibatkan berbagai pihak. Turut hadir dalam penyambutan perwakilan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta pihak perusahaan agen awak kapal.

Proses pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif yang mengawal para ABK sejak berada di wilayah konflik, proses transit di Baku, Azerbaijan, hingga penerbangan menuju Jakarta.

Sekretaris Jenderal INFISA, , menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah dalam melindungi WNI di luar negeri.

“Kami mengapresiasi tindakan evakuasi yang dilakukan hingga tuntas. Ini menunjukkan komitmen negara dalam memastikan keselamatan warga negaranya di tengah situasi krisis,” ujarnya.

INFISA juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintahan dan atas respons cepat dalam penanganan situasi tersebut.

Apresiasi turut diberikan kepada jajaran Kemenlu, khususnya Direktorat Perlindungan WNI, serta perwakilan Indonesia di luar negeri yang berperan aktif dalam proses evakuasi.

Seluruh pihak yang terlibat menyatakan bahwa tertahannya para ABK di wilayah konflik merupakan kondisi darurat (force majeure) akibat eskalasi situasi geopolitik yang berada di luar kendali.

Dengan kepulangan 13 ABK tersebut, proses evakuasi WNI dari wilayah konflik Iran dinyatakan telah selesai sepenuhnya.

INFISA berharap para pelaut yang telah kembali dapat segera pulih, baik secara psikologis maupun ekonomi, setelah terdampak situasi konflik internasional.