Pati baistnews.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus mengintensifkan upaya mitigasi bencana banjir dengan melaksanakan kegiatan pembersihan Sungai Simo.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi banjir yang kerap terjadi akibat menurunnya kapasitas tampung sungai. Sedimentasi, penumpukan sampah, serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air menjadi faktor utama penyebab berkurangnya fungsi optimal sungai.
Tim dari Bidang SDA DPUTR Pati diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Simo. Pekerjaan meliputi pengangkatan sampah, pengerukan endapan sedimen, serta penertiban vegetasi liar yang tumbuh di badan sungai.
Menurut pihak DPUTR, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperlancar aliran air, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem sungai. Dengan kondisi sungai yang bersih dan terawat, risiko terjadinya banjir saat musim hujan dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, DPUTR Pati juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. Edukasi dan ajakan kepada warga terus dilakukan agar tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai, yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air.
“Pembersihan ini merupakan langkah nyata dalam pencegahan banjir. Namun, keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan,” demikian imbauan yang disampaikan.
DPUTR berharap, melalui kegiatan ini, Sungai Simo dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai saluran drainase alami, sehingga mampu mengurangi potensi genangan maupun banjir di wilayah sekitarnya.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik sungai lainnya di Kabupaten Pati yang memiliki tingkat kerawanan banjir cukup tinggi. /Jll





