KUDUS – baistnews.com Organisasi Masyarkat (Ornas) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus terus mengegelar aksi peduli sesama dengan menggelar Bhakti Sosial (Baksos) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melalui progam Jum’at Berkah.
Sebanyak 300 paket sembako dibagikan kepada warga di halaman parkir pasar Kliwon Kudus, pada Jum’at sore, 9 Oktober 2026.
Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama para juru parkir (Jukir) di sepanjang jalan diwilayah Kota Kudus. Program ini diharapkan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi para Juru parkir dan pedagang kaki lima.
Ketua DPC Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus, Suhadi, mengatakan, kegiatan sosial menjadi salah satu program yang terus didorong organisasi sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji.
“Dari DPP memang diarahkan agar kami terus melakukan kegiatan sosial. Lindu Aji sendiri bergerak di bidang sosial dan olahraga,” katanya.
Menurutnya kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan kegiatan sosial yang kedua kalinya. Dimana pelaksanaan perdana di GOR Wergu Wetan pada Jum’at (2/10).
Pihaknya berencana menggelarnya secara rutin setiap pekan dengan tempat pelaksanaan yang berpindah-pindah.
“Ini kegitan sosial yang kedua kalinya. Rencana kami setiap pekan mengadakan kegiatan Jum’at Berkah. Lokasinya nanti bergantian, bisa di Jekulo, Kaliwungu, dan wilayah lainnya sesuai arahan DPP Lindu Aji ketua pembina kami pak Faukan Noor Farid,” terang Suhadi.
Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 300 paket sembako telah dipersiapkan. Masing-masing paket berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir, dan mi instan.
“Kita pilih bahan pokok yang prioritas yakni; beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan. Semoga dapat membantu meringankan beban warga,” ujar Suhadi.
Untuk memastikan pembagian berjalan tertib, penerima bantuan sebelumnya telah mendapatkan kupon. Sistem tersebut diterapkan agar jumlah penerima sesuai dengan paket yang tersedia dan tidak terjadi penerima yang tidak mendapatkan bantuan.
“Penerima sebelumnya kami data dan diberikan kupon. Jadi mereka yang sudah memperoleh kupon dipastikan mendapatkan paket sembako,” jelasnya.

Suhadi juga menjelaskan, kegiatan sosial kali ini menyasar kepada para juru pakir (Jukir) disepanjang jalan wilayah Kota. Kami melihat kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih turut berpengaruh terhadap pendapatan pedagang para Jukir.
“Sekarang kondisi perekonomian sedang sulit. Banyak pedagang dan toko sepi sehingga Jukir pun ikut sepi juga,” jelasnya.
Selain membagikan sembako, kami berencana besuk Minggu (11/10/206) akan melaksanakan dropping air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan ekstrem di wilayah Kudus.
“Menurut rencana besuk pada Minggu (11/10) dropping air bersih diwilayah yang mengalami kekeringan ekstrem di Kecamatan Kaliwungu,” jelasnya.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-10 Lindu Aji. Suhadi menyebut perayaan ulang tahun organisasi akan diisi dengan sejumlah kegiatan sosial di berbagai wilayah.
Peringatan HUT ke-10 kali ini dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Jekulo. Selain kegiatan tersebut, rangkaian agenda juga mencakup penanaman pohon, santunan anak yatim, serta hiburan sebagai kegiatan puncak.
Suhadi menuturkan, berbagai kegiatan sosial itu merupakan bagian dari upaya Lindu Aji untuk membangun keberadaan organisasi yang dekat dengan masyarakat.
Ia ingin organisasi tidak hanya dikenal dari jumlah anggotanya, tetapi juga dari kontribusinya di lingkungan sekitar.
“Tujuan kami bagaimana Lindu Aji bisa hadir di tengah masyarakat, membantu dan ikut menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” katanya.
Saat ini, DPC Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus tercatat memiliki 375 anggota. Suhadi menyebut jumlah tersebut merupakan data yang telah divalidasi sesuai arahan organisasi agar basis data keanggotaan tetap akurat.
Baginya, ukuran keberadaan organisasi bukan semata-mata dari banyaknya anggota. Ia lebih menekankan pentingnya kebermanfaatan anggota bagi masyarakat.
“Anggota kami memang tidak banyak, tetapi kami ingin bisa bermanfaat. Daripada mengaku punya ribuan anggota tetapi tidak memberikan manfaat kepada masyarakat, itu yang tidak kami inginkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Kudus AKP Rusmanto menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan Lindu Aji. Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tapi harus ada yang sepeti tadi disampaikan dropping air bersih.
“Kami mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan ini. Semoga dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan, bukan hanya Jumat ini, tetapi setiap pekan dengan lokasi yang berbeda,” ujar Rusmanto.

Pemberian sembako inipun mendapat apresiasi dari warga yang menerima paket sembako. Warga merasa sangat terbantu untuk menyambung hidup.
Salah seorang penerima bantuan, juru parkir Sugiharno (70) warga Megawon RT 03 RW 02 mengaku terbantu dengan adanya pembagian sembako tersebut. Ia mengatakan dirinya memperoleh kupon terlebih dahulu sebelum menerima paket bantuan.
“Saya senang mendapatkan bantuan ini. Awalnya saya mendapat kupon, kemudian kupon itu ditukarkan dengan paket sembako,” ujar Sugiharno.
Sementara itu, Emi Yikati (47) warga Rendeng RT 02 RW 03 mengatakan, senang dapat bantuan dari Lindu Aji Kudus. Ia mengaku terbantu dengan adanya pembagian paket sembako tersebut.
“Kami berharap Ormas Lindu Aji bisa Jaya dan demikian jaya dan semoga semakin sukses selalu,” katanya.
(L-Man)





