Jakarta  baistnews.com – Aksi panas mengguncang kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Puluhan penggiat TikTok bersama Ormas Gentar turun langsung ke jalan membawa suara rakyat kecil dan melancarkan kritik keras terhadap pemerintah serta wakil rakyat yang dinilai semakin jauh dari penderitaan masyarakat.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu sontak menyedot perhatian publik dan para pengendara yang melintas di jalur utama ibu kota. Suasana sempat memanas ketika massa berorasi lantang di depan kompleks parlemen, sementara sejumlah anggota dewan disebut hanya melihat dari kejauhan tanpa menemui para demonstran.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti berbagai persoalan krusial yang sedang menjadi sorotan masyarakat, mulai dari konflik tanah adat yang terus memicu jeritan warga hingga evaluasi tajam terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan rakyat bawah.

Aksi ini digerakkan Ormas Gentar yang dipimpin PG bersama Penasehat Edi Uban. Dengan pengeras suara, massa secara terbuka mendesak Presiden agar segera turun tangan dan tidak hanya menerima laporan manis dari atas meja birokrasi.

“Kami meminta Presiden Prabowo mendengar suara rakyat kecil. Jangan sampai hak-hak masyarakat diinjak sementara pejabat hanya diam melihat penderitaan rakyat,” teriak salah satu orator yang langsung disambut sorakan massa.

Tak hanya mengandalkan aksi jalanan, para aktivis TikTok juga memanfaatkan kekuatan media sosial untuk menyebarkan narasi perjuangan mereka secara masif. Sejumlah konten video aksi bahkan disebut langsung viral dan ramai dibagikan di berbagai platform digital.

Situasi lalu lintas di depan Gedung DPR RI pun sempat tersendat akibat banyaknya pengendara yang memperlambat kendaraan demi menyaksikan aksi tersebut.

Massa menegaskan, apabila pemerintah pusat dan DPR RI tetap bungkam, gelombang kritik melalui media sosial akan dibuat lebih besar dan lebih luas hingga suara rakyat benar-benar didengar.