KUDUS – baistnews.com SMK PGRI 2 Kaliwungu Kudus adakan kegiatan pelepasan siswa kelas XII. Sebanyak 342 siswa beserta wali siswa resmi dilepas. Gelaran tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026.
Serangkaian pentras seni siswa SMK PGRI 2 Kaliwungu ditampilkan dengan apik dan menarik guna memerihakan pelepasan siswa kelas XII. Berbagai penampilan, seni tarian, solo song, band, drama treatikal dan lainnya. Acara ini menjadi momen istimewa bagi para siswa kelas XII yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun.

Kepala SMK PGRI 2 Kaliwungu Drs. H. Mustam Effendi mengucapkan, banyak terimakasih kepada para wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di sekolah ini.
“Terima kasih telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan di SMK PGRI 2 Kaliwungu,” ucapnya.
Tak lupa kami sampaikan, apresiasi yang mendalam kepada seluruh dewan guru atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik siswa.
“Terima kasih banyak atas dedikasi, kesabaran, dan bimbingan yang tulus bapak-Ibu tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter,” ujar Mustam Effendi.
Perlu diketahui bahwa, beberapa tahun ini, lembaga pendidikan kami mengalami kemajuan yang signifikan. Saat ini telah mendapat kepercayaan dari orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMK PGRI 2 Kaliwungu, tidak hanya dari Kudus dan sekitarnya, namun sudah mendapat kepercayaan dari luar Provinsi.
“SMK PGRI 2 Kaliwungu Kudus merupakan SMK PGRI unggulan. Saat ini telah mendapat kepercayaan tidak hanya dari Kudus dan sekitarnya, namun sudah mendapat kepercayaan dari luar Provinsi seperi dari Nusa Tenggara Barat, Papua, Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
Effendi juga berpesan yang menyentuh hati, mewakili perasaan para siswa kelas XII. Setelah lulus jangan sampai melupakan almater kalian. Selalu hormati orang tua kalian dimanapun anda berada .
“Kami sadar, seringkali tindakan kami menjengkelkan. Untuk itu kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas segala kesalahan. Tiga tahun lalu, kita masuk ke sekolah ini dengan rasa canggung. Namun hari ini, kita berpisah dengan membawa kenangan manis, ilmu yang bermanfaat, dan persahabatan yang erat. Jangan lupakan almamater sekolah,” pesannya.
Ia juga menjelaskan, Acara ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar di bangku sekolah, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik di dunia kerja maupun pendidikan yang lebih tinggi. Jangan lupa selalu minta do’a restu kepada kedua orang tua, karena kesuksesan itu terletak pada ridlo keduanya.
“Kami mewakili segenap dewan guru mendo’akan agar seluruh lulusan SMK PGRI 2 Kaliwungu dapat meraih kesuksesan dan menjadi generasi yang membanggakan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Febrianti Silvana asal desa Setrokalangan dan Muhammad Satriya (kelas XII) asal Desa Mijen, mereka berdua ambil jurusan pemasaran mengucapkan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dewan guru yang mengajar di SMK PGRI 2 Kaliwungu Kudus yang telah mendidik dengan baik selama kurang lebih 3 tahun ini.
“Terima kasih bapak dan ibu guru yang telah mendidik kami selama ini. Dalam KBM beliau tidak menonton teori saja, namun dapat dipadukan dengan berbagai cara agar siswa tidak bosen. Kami bangga dan senang bisa bersekolah disini, pendidikan bagus, fasilitas penunjang lainnya juga cukup lengkap,” ucapnya.
Untuk rencana jenjang pendidikan lanjut perguruan tinggi.? Mereka memilih ambil peluang kerja terlebih dahulu untuk mengapliaksikan ilmu yang pernah kami dapat dari pendidikan di bangku sekolah.
“Lihat peluang kerja terlebih dahulu, sekalian mempraktikkan ilmu yang telah kami peroleh dibangku sekolah dan praktik lapangan selama 6 bulan. Kemudian lanjut keperguruan tinggi yang sesuai dengan keinginan,” ungkapnya.

Muhammad Afiq Naufal Bahtiar (Kelas XII) asal Desa jurusan Pariwisata dan Fanessa Arta Az Zahra (kelas XII) asal Desa Pasuruhan Kidul, mengatakan, bahwa sekolah disini senang sekali, karena dapat pengalaman yang sungguh luar biasa saya peroleh disini.
“Cara pembelajaran para guru sungguh sangat luar biasa. Para dewan guru dalam mengajar dan membimbing kami dengan telaten, pelajaran yang disampaikan juga mudah dipahami, sehingga kami dapat menerima pelajaran yang telah diajarkan,” katanya.
Untuk kami rencana langsung bekerja terlebih dahulu untuk mengimpikan modal, bisa saja lanjut ke Perguruan Tinggi, tapi bisa juga buka peluang usaha yang menjanjikan.
(L-Man)





