Pati, baistnews.com Pemerintah Daerah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menggelontorkan anggaran sebesar 200 milyar Rupiah, diperuntukkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Pemerintah memprioritaskan pembangunan pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan parah pada jalan poros yang dianggap Vital. (04/03)
Pemerintah Daerah Kabupaten Pati setelah pada tahun 2025 selesai lakukan perbaikan 81 titik , kini pada 2026 dilanjutkan dengan 80 titik guna kelancaran mobilitas dan peningkatan ekonomi masyarakat yang lebih kuat. Kepala DPUTR Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang Bina Marga Hasto Utomo dalam satu kesempatan memberikan pernyataannya bahwa agenda perbaikan jalan akan diprioritaskan beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan berat yang terletak di jalan Jalan Poros yang dianggap vital.
“Pemerintah Kabupaten Pati pada tahun anggaran 2026 mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah sekitar 200 milyar Rupiah guna pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan 80 titik,” Ungkap Hasto.
Diketahui beberapa ruas jalan yang akan mendapatkan prioritas utama ada sembilan titik diantaranya adalah Jalan Poros Juana – Guyangan Kecamatan Trangkil, jalan Tambaharjo Dukuh Runting – Dukuh Guyangan desa Purworejo kecamatan Pati, ruas jalan penting di sekitar terminal Pati Kota hingga jalan menuju Lingkar Selatan, Jalan Sokopuluhan kecamatan Pucakwangi – desa Bumiharjo Kecamatan Winong, jalan Tayu – Dukuhseti, Jenggolo–Pegandan , Mencon–Kletek , Sendangsoko–Sumbermulyo, serta Tlogowungu–Bapoh.
Hasto Utomo menuturkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan khususnya pada kerusakan parah dan untuk jalan-jalan yang belum bisa dianggarkan maka pembangunannya masih dalam proses diusulkan lewat jalur Inpres daerah dan mengharapkan bulan Maret 2026 pekerjaan sudah bisa dimulai sehingga pada akhir tahun 2026 sudah selesai semua. /Jll





