KUDUS – baistnews.com SMP Negeri 1 Kudus resmi tutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat lagi, 17 Juli 2026.

Diawali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh siswa baru (kelas VII) hingga kelas IX. Jalan sehat dimulai dari dan finish di halaman sekolah setempat dengan jarak sekitar 1,5 kilometer.

Wakil kepala sekolah SMP 1 Kudus Sugiarto, S.Pd., M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan MPLS tahun ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antar panitia, guru, siswa OSIS, dan wali kelas dalam menciptakan kegiatan MPLS ramah, inspiratif, serta mampu menumbuhkan semangat belajar para siswa baru.

“Kami mengapresiasi yang mendalam atas kerja keras seluruh panitia MPLS, OSIS, dan para guru yang telah menciptakan suasana MPLS yang edukatif, menyenangkan, dan penuh nilai karakter,” ucapnya.

MPLS kami laksanakan selama 5 hari dengan materi dua materi. Pertama maeteri yang telah ditentukan dari Kemendikdasmen dan kedua materi yang telah disesuaikan dengan apa yang diperlukan dari pihak sekolah.

MPLS merupakan kegiatan penting bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah. Siswa baru harus memahami tata tertib serta membangun karakter kedisipilnan, dan rasa percaya diri sejak awal memasuki jenjang pendidikan SMP.

“Siswa baru selama mengikuti kegiatan MPLS pada hari Senin hingga Jumat mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar peserta didik baru, Kakak kelas (OSIS) dan para guru,” bebernya.

Hari kelima atau penutupan MPLS tadi pagi kita melaksanakan jalan sehat mengitari jalan sekitar sekolah, yang diikuti seluruh siswa-siswi kelas VII hingga IX dan para guru. Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan minat, bakat, dan kreasi siswa.

“MPLS tahun ini di ikuti oleh 256 siswa baru. Penutupan MPLS diawali dengan jalan sehat dimulai dari dan finish dihalaman sekolah dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer. Kemudian dilanjutkan penampilan minat, bakat, dan kreasi siswa mulai dari penampilan tari, menyanyi hingga band,” ujarnya.

Sugiarto juga menjelaskan, setelah berakhirnya MPLS para siswa baru diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat dan rajin belajar.

“Dengan berakhirnya kegitan MPLS ini, kami berharap para siswa baru dapat semangat dalam belajar, disiplin, percaya diri, dan mampu meraih berbagai prestasi yang membanggakan dimasa depan,” jelas Sugiarto.

Diantara ratusan siswa baru, Saveea Almira Putri Akhmad (Veya) asal SD 1 Barongan dan Karuna Kimi Khadijah (Kimi) asal SD 1 Gondosari juga senang sekali bisa masuk sekolah favorit.

Dalam mengikuti MPLS selama 5 hari walaupun terasa cukup lelah, namun terasa hangat dan menyenangkan, sehingga membuat lelah terasa ringan untuk dijalankan.

Kesan dan pesan kami kepada bapak dan ibu guru serta kakak kelas (OSIS) perlu kami sampaikan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada segenap dewan guru, juga kepada kakak kelas teteplah menjadi pribadi yang ramah dan menginspirasi. Semoga sukses selalu dalam meraih cita-cita. Tepalah semangat mejalnakan kegiatan sekolah dan organisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Rhesieya Fajar Gemilang Susanto asal (MI NU Tarbiyatul Banat Jetak) mengatakan, dirinya senang bisa masuk sekolah favorit yang di inginkan. Saya mengikuti MPLS selama 5 hari mulai hari Senin hingga Jumat. MPLS mulai pagi jam 06.45 hingga 13.15 WIB.

“Senang rasanya bisa masuk sekolah favorit yang saya inginkan. Saya ikut MPLS selama 5 hari. Walupun cukup lelah, namun terasa sebentar saja, karena penyampaian materinya, sekaligus ada praktiknya juga, jasi terasa asyik dan menyenangkan,” katanya

(L-Man)