KUDUS – baistnews.com Pecinta catur Kudus yang tergabung dalam Paguyuban Catur Dibawah Pohon Ringin (DPR) Kabupaten Kudus mengadakan Open Turnamen Nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman GOR Wergu Wetan Kudus, Jawa Tengah pada Minggu, 6 Juli 2025.
Ketua Paguyuban Catur D.P.R Moh. Sugiyanto mengatakan, kami mengadakan turnamen catur terbuka 2025 ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-79.
“Kita mengadakan kegiatan “Open Chess Tournament” dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79,” katanya.

Lebih lanjut mas Gi’ panggilan akrab Moh. Sugiyanto menambahkan, bahwa turnamen ini bukan sekadar pertandingan, melainkan upaya nyata mendukung peran Polri dalam menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.
Peserta open turnamen ini ada 166 pecatur dari berbagai daerah diantaranya dari Kabupaten/Kota Grobogan, Blora, Cepu, Jawa Timur, Surakarta, Magelang, Demak, Jepara, Semarang, Yogyakarta, juga tuan rumah dari Kudus dan lainnya. Mereka akan bertanding di 88 papan catur. Para peserta dari berbagai daerah, berbahai latar belakang, berbeda usia berlaga penuh konsentrasi, menunjukkan bahwa olahraga catur tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
“Kami bersyukur masih banyak masyarakat pecinta catur yang ada di Nusantara, maka paguyuban Catur D.P.R setiap tahun menggelar “Open Chess Turnamen”, ujarnya.
Untuk hadiah yang kami sediakan berupa piala juara 1,2 dan 3 dan uang pembinaan berikut rinciannya ;
Juara 1 dapat Rp 2 juta
Juara 2 dapat Rp 1,5 juta
Juara 3 dapat Rp 1 juta
Sedangkan untuk;
Juara 4 Rp. 500 rb
Juara 5 Rp. 400 rb
Juara 6-10 Rp. 200 rb
Juara 11-20 Rp.100 rb
Juara 21-30 Rp. 75 RB
Sedangkan untuk kategori terbaik putra daerah (Kudus)
Juara 1 Rp. 250 rb
Juara 2 Rp. 150 rb
Juara 3 Rp. 100 rb
Juara 4-10 Rp. 50 rb
“Semoga kegiatan turnamen seperti ini dapat kita laksanakan setiap tahun, tentunya dukungan dan peran serta paguyuban dan para pecinta catur kami harapkan,” tutup Sugiyanto.

Muchamad Muslimin, N.A yang merupakan wasit berlisensi N.A (Nasional Arbiter) mengatakan, dalam Open Turnamen di Kudus ini ada dua wasit yakni saya sendiri dan saudara Noor Chakim WNM., W.D yang bertugas untuk menjelaskan aturan main dalam turnamen, mengamati, menengahi, dan penanggung jawab atas jalanya turnamen.
Lebih lanjut Muchamad Muslimin menambahkan, kami sangat mengapresiasi dari masyarakt Kudus, karena Kudus selama ini menjadi barometer bagi Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah dalam berkegiatan olahraga terutama catur.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan disetiap Kabupaten/Kota yang lain, agar para atlet catur akan bermunculan pada atlet catur muda berbakat,” ujarnya.
Setelah acara berakhir Noor Chakim WNM., W.D mengumumkan para pemenang mulai dari juara 1, 2, 3 dan seterusnya hingga juara ke 30 dalam Open Turnamen Catur,
Untuk juara 1 diraih Hudallah dari Grobogan
Juara 2 diraih Robby Katana dari Surakarta, dan
Juara yang ke 3 diperoleh Slamet, S.

Sementara itu, Hudallah mengucapkan syukur Alhamdulillah dapat juara 1 dapat piala dan uang pembinaan. Memang sejak muda saya suka main catur. Sebelum tahun 90-an saya pernah mewakili Kabupaten Kudus dalam ajang Porprov Jateng.
“Saya kelahiran Jepara, namun karena SMP dan SMA saya di Kudus, maka saya sering di ikutkan turnamen mewakili Kudus dalam ajang Popda maupun Porprov,” katanya.
Pada tahun 2013 saya pernah ikut Porprov mewakili Kabupaten Kudus mendapat medali emas.
Kemudian pada tahun 2022 kemarin mewakili Kabupaten Grobogan dalam turnamen perorang mendapat medali emas dalam ajang turnamen se-Jawa Tengah.
“Sejak masih duduk dibangku SMP sudah suka catur, ketika itu saya main di Sukun yang ada di Gebog Kudus, dan hingga sekarang saya masih suka main catur dan sering meraih juara 1,” tutup Hudallah
(L-Man)





