KUDUS – baistnews.com Eni Kusrini, SH., Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan reses sebagai upaya menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil II) Kecamatan Kaliwungu dan Gebog
Gelaran tersebut berlangsung di Aula Kesenian Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Jum’at malam, 30 Januari 2026.

Tampak hadir DPC Partai Gerindra, Ketua Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Kuswanto, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Arif, relawan, ibu PKK, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.
Eni Kusrini, SH., mengatakan, bahwa kegiatan reses ini merupakan reses yang perdana ditahun 2026. Reses ini menjadi momen penting bagi anggota dewan untuk turun langsung dan mendengar aspirasi masyarakat tanpa perantara. Oleh karena itu reses merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan bagi setiap anggota legislatif.
“Bahwa kegiatan reses ini merupakan forum anggota DPRD Kudus dengan masyarakat sebagai wahana untuk menyerap dan menampung aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan. Namun tahun ini ada perbedaan karena reses tahun 2026 harus ada pendampingan dari pihak pemerintah yang diwakili Bapperida bapak Arif dan perwakilan Sekwan untuk mencatat dan merangkum sejumlah usulan,” katanya.
Lebih lanjut Eni menambahkan, saat ini pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kudus yang saat ini dihapus dan disesuaikan dengan Visi-Misi Bupati Kudus. Kritikan tersebut pernah disampaikan di rapat paripurna DPRD Kudus pada bulan November 2025 lalu.
“Pokir selama ini, menjadi salah jalur penyerapan aspirasi masyarakat. Kami berharap meskipun pokir dihapus, pemerintah daerah harus tetap menjamin bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui dewan tidak terhambat,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa dirinya berkomitmen untuk selaku hadir langsung guna untuk membantu masyarakat, terutama dalam pengembangan dan peningkatan ekonomi, karena hal tersebut sesuai dengan komisi B yang dibidanginya.
“Sesuai dengan Tupoksi kami di Komisi B yakni bidang perekonomian dan keuangan, termasuk pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, perindustrian, perdagangan, dan koperasi,” jelas Eni.

Disamping itu juga menyangkut persoalan ekonomi, hingga kebutuhan pemberdayaan masyarakat. Seluruh masukan tersebut dicatat dan akan dibahas di internal Fraksi Gerindra untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Dalam forum ini kami lebih banyak mendengar aspirasi warga yang disampaikan, ini ada 150 warga dan tokoh masyarakat yang kami undang ,” ujarnya.
Kami berharap reses ini dapat semakin memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga pembangunan infrastuktur dan peningkatan ekonomi rakyat di Kudus dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Reses ini dapat dijadikan momentum untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, yang pada akhirnya usulan dapat sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” pungkasnya.
Sementara itu, ketua OKK Partai Gerindra Kabupaten Kudus Kuswanto menyampaikan, bahwa menjelang HUT Partai Gerindra yang ke-18 memastikan semua anggota DPRD Kudus selalu Kompak, Bergerak, dan Berdampak. Hal tersebut sebagai perwujudan pengabdian dan kepedulian sosial. Apalagi Kabupaten Kudus awal Januari 2026 terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
“Sesuai dengan arahan Ketua Umum (Ketum) Bapak Prabowo Subianto, Gerindra harus selalu hadir dan bekerja nyata untuk rakyat. Kemarin kami telah membagi paket sembako dan kebutuhan bagi korban bencana banjir di Kudus diberbagai wilayah yang terdampak banjir,” ujarnya.
Kuswanto menegaskan, bahwa, kekompakan anggota DPRD Kudus, sayap parta Gerindra dan seluruh elemen partai menjadi kunci utama agar partai Gerindra terus tumbuh sebagai kekuatan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Bang Kumis panggilan akrab Kuswanto menjelaskan, bahwa aksi sosial ini, partai Gerindra kembali mengadakan jati dirinya sebagai partai yang Kompak dalam kebersamaan, Bergerak dalam aksi nyata, dan Berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
“Kami berharap reses ini dapat semakin memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan warga, sehingga pembangunan di Kudus dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Kemudian acara reses dilanjut dengan dialogis,dan ditutup dengan sesi tanya jawab dan antara masyarakat, anggota DPRD Kudus, dan jajaran partai Gerindra, sebagai wujud komitmen memperkuat kedekatan parati Gerindra dengan masyarakat.
(L-Man)





