Pati, baistnews.com Aksi tersebut diikuti ratusan hingga ribuan peserta yang menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian. Massa menilai kinerja Pansus perlu diperkuat agar tetap berjalan sesuai koridor dan menghasilkan keputusan yang jelas.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal proses politik di daerah.
“Kami ingin Pansus tetap berjalan secara transparan dan tidak melemah di tengah proses yang sedang berlangsung,” ujarnya dalam orasi.
Aksi ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan sebelumnya yang digelar AMPB, antara lain aksi di Kantor Bupati Pati pada 13 Agustus 2025 dan aksi di Jakarta pada 1 September 2025.
Dalam aksi tersebut, perwakilan massa juga diterima oleh pimpinan DPRD Kabupaten Pati untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, bersama jajaran pimpinan dewan menemui massa dan menyampaikan sejumlah poin kesepakatan.
Beberapa di antaranya adalah komitmen untuk menuntaskan kerja Pansus, menjaga konsistensi dalam pengambilan keputusan, serta melakukan evaluasi terhadap anggota yang dinilai tidak aktif dalam kegiatan Pansus.
Selain itu, DPRD juga menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.
Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian setempat.






