PATI – baistnews.com . Aksi pengawalan sidang putusan Supriyono alias Botok dan Teguh Istianto di Pengadilan Negeri (PN) Pati dihadiri ribuan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Aksi ini sama dengan pada pertengahan tahun 2025 lalu dalam mengawal sidang hak angket di DPRD Pati. (04/03)
Hal ini pun dikhawatirkan oleh Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, S.E berpengaruh terhadap iklim investasi di Bumi Mina Tani. Pasalnya, kata dia, jika situasi dan kondisi kabupaten Pati masih terus bergejolak akan membuat suasana tidak nyaman dan berpotensial terjadi kerusuhan seperti tanggal 13 Agustus lalu.
“Kalau sampai terjadi pengrusakan dan anarkis yang rugi kita semua. Nanti investor sulit masuk, makanya kita ciptakan iklim damai agar Pati bisa membangun lebih naik,” ungkapnya di sela kesibukan saat dimintai keadaan pengawalan sidang aktivis Botok cs.
Ali mengatakan, iklim investasi di Kabupaten Pati saat ini terbilang cukup bagus dengan adanya perusahaan perusahaan besar yang berdiri mulai dari PT Seijin sampai PT Hwaseung yang merupakan perusahan asing asal Korea Selatan.
Politisi dari PDI perjuangan ini juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas pada saat sidang putusan.
Dirinya juga tak memungkiri kemungkinan adanya kericuhan kembali terulang. Sehingga pihak keamanan baik dari TNI-Polri dan relawan untuk bersiap siaga menjaga kondisi aman terkendali.
“Kita jaga situasi aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi,” tutup pria asal Kayen ini. Adv 06.





