PATI baistnews.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Pati sejauh ini berlangsung lancar dan kondusif. Meski belum menerima laporan pelanggaran maupun keluhan dari masyarakat, DPRD Kabupaten Pati tetap membuka ruang pengaduan dan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan penerimaan siswa baru. (11/06/26)
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan pihaknya terus memantau pelaksanaan SPMB untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Menurut politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Bandang tersebut, hingga saat ini kondisi yang kondusif menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pati dengan seluruh satuan pendidikan.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SPMB SD dan SMP di Kabupaten Pati. Sampai hari ini, Komisi D DPRD Pati belum menerima laporan maupun aduan dari calon siswa baru ataupun orang tua siswa terkait pelaksanaan SPMB. Ini menunjukkan proses penerimaan berjalan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Meski demikian, Bandang menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh kendor. Ia meminta seluruh sekolah tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas selama proses penerimaan berlangsung agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan. Karena itu, sekolah diminta memberikan pelayanan yang responsif kepada calon peserta didik maupun orang tua yang membutuhkan informasi terkait proses pendaftaran.
“Jangan sampai ada masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan informasi atau pelayanan. Sekolah harus terbuka dan responsif terhadap setiap pertanyaan maupun kebutuhan calon peserta didik,” katanya.
Komisi D DPRD Pati juga mengingatkan bahwa hak pendidikan setiap anak harus menjadi prioritas utama. Oleh sebab itu, seluruh tahapan SPMB harus dijalankan secara profesional tanpa diskriminasi serta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Bandang turut memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati dan para kepala sekolah yang telah mempersiapkan pelaksanaan SPMB tahun ini dengan baik. Ia berharap situasi yang aman dan tertib dapat terus terjaga hingga proses penerimaan selesai.
“Kami berharap seluruh tahapan SPMB berjalan lancar sampai akhir. Yang paling penting, seluruh anak-anak di Kabupaten Pati mendapatkan hak pendidikan yang sama dan dapat mengakses sekolah sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Dengan pengawasan DPRD dan dukungan seluruh pihak, pelaksanaan SPMB 2026 di Kabupaten Pati diharapkan mampu menciptakan proses penerimaan peserta didik yang bersih, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.





