Pati baistnews.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan kegiatan bantuan pembangunan bendung sederhana non permanen di Bendung Gentungan, Desa Ngawen, Kecamatan Cluwak. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan irigasi bagi sektor pertanian.
Kegiatan pembangunan bendung tersebut dilaksanakan selama enam hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 7 April 2026. Dalam kurun waktu tersebut, tim teknis dari Bidang SDA DPUTR bekerja secara intensif untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan lapangan.
Bendung sederhana non permanen yang dibangun ini memiliki fungsi strategis dalam mengatur dan mengoptimalkan aliran air menuju saluran irigasi. Dengan adanya bendung tersebut, debit air yang sebelumnya kurang terdistribusi secara merata diharapkan dapat dialirkan lebih efektif ke lahan pertanian warga.
Pelaksanaan pekerjaan tidak hanya melibatkan tenaga teknis dari DPUTR, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Warga Desa Ngawen turut bergotong royong dalam proses pembangunan, mulai dari persiapan material hingga pengerjaan di lokasi. Keterlibatan ini dinilai penting tidak hanya untuk mempercepat proses pekerjaan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang SDA Widyotomo Kusdiyanto menyampaikan bahwa pembangunan bendung ini merupakan salah satu bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan petani akan ketersediaan air yang cukup dan stabil. Menurutnya, keberadaan bendung sangat berpengaruh terhadap keberhasilan musim tanam, terutama di wilayah yang mengandalkan irigasi sebagai sumber utama pengairan.
“Dengan adanya bendung ini, kami berharap distribusi air dapat lebih merata sehingga lahan pertanian masyarakat bisa terairi secara optimal,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan bendung sederhana ini juga menjadi solusi jangka pendek yang efektif dan efisien, khususnya di lokasi yang membutuhkan penanganan cepat tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur permanen yang memerlukan waktu dan anggaran lebih besar.
Para petani di Desa Ngawen menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka berharap keberadaan bendung ini dapat membantu mengatasi permasalahan kekurangan air yang selama ini kerap terjadi, terutama saat musim kemarau. Dengan pasokan air yang lebih terjamin, produktivitas pertanian diharapkan meningkat dan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani.
DPUTR Pati menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai wilayah lain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat guna.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan infrastruktur sumber daya air seperti bendung ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Pati. / jll.





