KUDUS – baistnews.com Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Kudus, atas meninggalnya Djarum Group Michael Bambang Hartono pada Kamis (19/3) di usia 86 tahun pada pukul 13.15 waktu Singapura. Kepergian tokoh berpengaruh ini meninggalkan kehilangan besar, terutama masyarkat Kudus yang selama ini merasakan kontribusinya diberbagai sektor.

Ribuan pelayat dari berbagai lapisan mulai dari pejabat, pengusaha, ribuan karyawan dari berbagai unit kerja hingga masyarakat terus berdatangan ke GOR Djarum Jati Kudus, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono sejak jenazah disemayamkan di Kudus pada Minggu (22/3) suasana duka terasa begitu mendalam.

Tampak Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, didampingi Bupati Kudus yang didampingi wakil Bupati dan Forkopimda Kudus melayat ke almarhum Michael Bambang Hartono di GOR Djarum Jati, Kudus pada Selasa, 24 Maret 2026.

Kehadiran Gubernur Jateng dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus ini menjadi simbol duka cita mendalam sekaligus penghargaan atas jasa besar almarhum semasa hidupnya.

Michael Bambang Hartono dikenal sebagai sosok penting di balik kesuksesan Djarum Group, yang tidak hanya berperan dalam dunia industri, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, hingga olahraga di Indonesia, khususnya di Kudus.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya tokoh yang dinilai telah banyak memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Ia mengungkapkan bahwa almarhum merupakan pribadi yang sederhana, humbel, rendah hati, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

“Beliau bukan hanya seorang pengusaha besar, tetapi juga sosok yang penuh inspirasi. Banyak hal yang telah beliau lakukan untuk masyarakat Kudus, mulai dari membuka lapangan pekerjaan hingga mendukung berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan olahraga, serta pemberdayaan masyarkat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap nilai-nilai keteladanan yang diwariskan oleh almarhum dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Semangat kerja keras, kepedulian sosial, serta dedikasi terhadap pembangunan daerah diharapkan dapat diteruskan oleh generasi penerus demi mewujudkan Kudus yang lebih maju dan sejahtera.

“Kami berharap semangat dan dedikasi beliau dapat terus menjadi teladan bagi masyarkat Kudus dalam membangun daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi juga turut menyampaikan belasungkawa dan mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa-jasa almarhum dengan melanjutkan semangat pembangunan dan kontribusi positif bagi daerah.

Dengan segala kontribusi yang telah diberikan, almarhum akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh besar yang berjasa dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kepergian Bos Djarum Group Michael Bambang Hartono bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat luas. Jejak kontribusi dan pengabdiannya akan terus dikenang sebagai bagian penting dalam perjalan sejarah Kudus.

Perlu diketahui bahwa, pihak keluarga membuka akses bagi relasi, karyawan, dan warga sejak tanggal 22 Maret hingga 24 Maret 2026 di Gor Jati Kudus. Sebelumnya, jenazah almarhum diberangkatkan dari Singapura menuju Jakarta pada Jumat (22/3) lalu disemayamkan di rumah dirumah duka Grand Heaven Jakarta hingga 22 Maret 2026.

Rangkaian prosesi akan berlanjut hingga hari pemakaman pada Rabu, 25 Maret 2026. Misa pelepasan dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 WIB di GOR Djarum Jati Kudus.

Selanjutnya jenazah akan diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang. Pemakaman direncanakan pada pukul 10.40 WIB, dengan prosesi utama di pusara berlangsung pada pukul 11.00 WIB.

Lokasi tersebut akan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi tokoh pengusaha yang telah memberi kontribusi besar terhadap perkembangan industri dan perekonomian tingkat lokal dan nasional.

(L-Man)