PATI baistnews.com – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara silaturahmi dan syukuran yang digelar Puteri Indonesia Pariwisata 2026 asal Kabupaten Pati, Karina Moudy, bersama insan pers di Joglo RM Omah Cabe Pati, Selasa (14/7/2026). Dalam suasana santai, Karina dan keluarganya menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengantarkannya meraih mahkota Puteri Indonesia Pariwisata 2026.
Acara yang merupakan syukuran kedua di Pati itu sengaja dikemas sederhana sebagai bentuk apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini konsisten mendukung perjalanan Karina sejak awal hingga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pati di tingkat nasional.
“Terima kasih teman-teman semua sudah datang. Mohon maaf sebelumnya saya agak terlambat karena ada sedikit halangan. Senang sekali akhirnya bisa bertemu lagi dengan teman-teman media di Pati, bertemu keluarga dan sahabat semua,” ujar Karina membuka sambutannya.
Karina juga meminta maaf karena pada acara syukuran sebelumnya di lokasi yang sama dirinya belum sempat menyapa seluruh tamu.
“Di pertemuan sebelumnya di Joglo Omah Cabe belum sempat bertemu semuanya karena ada beberapa hal. Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul kembali,” katanya.
Perempuan berusia 20 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Pati, insan pers, keluarga, dan seluruh pihak yang telah memberikan doa serta dukungan selama dirinya mengikuti ajang Puteri Indonesia 2026.
“Terima kasih untuk semua media Pati, teman-teman, keluarga, dan semua yang sudah mendukung saya di ajang Puteri Indonesia 2026. Alhamdulillah saya bisa membawa pulang mahkota biru. Insyaallah ini menjadi kontribusi saya untuk ikut memajukan pariwisata Pati dan membawa nama Pati semakin dikenal,” tuturnya.
Namun, menurut Karina, perjuangannya belum selesai. Ia mengungkapkan bahwa pada akhir tahun 2026 dirinya akan kembali membawa nama Indonesia dalam ajang Miss Cosmo International 2026 di Vietnam.
“Nanti di akhir tahun saya akan melanjutkan perjuangan dan berkompetisi di Vietnam mewakili Indonesia. Mohon doa dan dukungannya dari teman-teman semua. Saya tidak akan bisa berdiri di sini tanpa doa, dukungan, dan support dari semuanya. Itu sangat berarti bagi saya dan tim,” ungkapnya.
Karina berharap dapat kembali mengharumkan nama Indonesia sekaligus membuktikan bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di tingkat internasional.
“Semoga saya bisa kembali membawa bangga nama Pati dan nama Indonesia di dunia. Mohon terus doanya,” ucapnya yang langsung diamini para tamu.
Sementara itu, ibunda Karina, Nining Hasanah, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan permohonan maaf karena pada acara syukuran sebelumnya tidak semua rekan media memperoleh tempat akibat membludaknya tamu yang hadir.
“Saya pribadi meminta maaf. Syukuran kemarin teman-teman media belum semuanya mendapatkan tempat. Hari ini kami sengaja mengundang kembali untuk makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kami,” kata Nining.
Ia mengaku bangga sekaligus bersyukur atas perhatian yang diberikan media kepada putrinya.
“Terima kasih kepada teman-teman media yang sudah sangat mendukung anak saya. Saya tidak bisa membalas apa-apa. Semoga Allah membalas semua kebaikan panjenengan semuanya,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video perjalanan Karina selama mengikuti ajang Puteri Indonesia 2026. Dalam video tersebut, Karina memperkenalkan dirinya sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Bina Nusantara (Binus) dan Universitas Sutera Agung, sekaligus memperlihatkan perjuangannya hingga berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2026.
Silaturahmi yang berlangsung penuh kehangatan itu menjadi bukti bahwa keberhasilan Karina bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga buah dari doa, dukungan keluarga, masyarakat, dan insan pers yang terus mengiringi langkah putri asli Kabupaten Pati tersebut menuju panggung dunia.





