KUDUS – baistnews.com Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 2 Kudus selama lima hari sejak Senin-Jum’at tanggal 14 hingga 18 Juli 2025 berjalan dengan tertib dan lancar dengan mengangkat Tema “Ramah Anak, Tangguh Bermartabat”.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan materi-materi seperti pengenalan tata tertib sekolah, pengenalan wiyata mandala, pencegahan bullying, pembersihan lingkungan, dan pengenalan kurikulum dan lainnya. Penutupan MPLS menandai berakhirnya kegiatan tersebut pada Jum’at pagi, 18 Juli 2025.
Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini, S.Pd., M.Pd., mengatakan, bahwa seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan sesuai tujuan utama MPLS, yaitu membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Kegiatan MPLS ini bertujuan untuk memperkenalkan sarana prasarana, kurikulum, dan guru, sehingga anak-anak tidak kaku lagi saat sudah berada dalam lingkungan SMP 2 Kudus,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapan kepada orang tua agar mendukung pembentukan kedisiplinan siswa sejak awal.
“Saya sangat berharap setelah mengikuti kegiatan ini, tingkat disiplin anak mulai ditingkatkan, karena kesuksesan para siswa dimulai dari mereka bertindak disiplin,” ujarnya.
Selanjutnya pada siswa baru akan mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP 2 Kudus secara resmi. Untuk jumlah siswa yang mengikuti MPLS ini diikuti sebanyak 254 peserta didik.

Iin panggilan akrab In Setyorini menambahkan, bahwa MPLS 2025 ini mengusung tema “MPLS Ramah, SMP 2 Kudus Tangguh Bermartabat”. Anak didik adalah generasi penerus emas, dimana mereka nantinya akan menjadi harapan masa depan bangsa.
“Kami mengusung tema “Ramah” artinya MPLS dengan pendekatan yang menyenangkan dan edukatif dengan tetap mengedepankan nilai-nilai positif tanpa kekerasan atau perpeloncoan, dan kami berharap nantinya para anak didik dapat menjadi siswa yang tangguh dan bermartabat,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan dalam kegiatan ini, semua guru, Osis, membantu dalam proses kegiatan MPLS. Kami juga hadirkan narasumber dari luar yang berkompeten sesuai dengan materi contoh, materi tentang Psikologi kami undang narasumber Psikolog Viena Widayani, S.Psi., M.Psi.
“Para siswa begitu antusias dalam mendengarkan materi tersebut, sehingga mereka dapat mengaplikasikan dalam pentas seni dengan judul “Sekolah Anti Bulliying”, jadi apa yang mereka dengar dari semua materi yang disampaikan dapat di visualisakan dalam cerita drama,” jelas In Setyorini.
Sementara itu, Fahdian Udin menambahkan, bahwa para siswa baru harus dikasih motivasi, agar tercipta keberanian, percaya diri, berani mencoba sesuatu yang bersifat positif. Dengan keberanian anak didik akan tumbuh kepercayaan diri yang akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
“Insya Allah putra-putri bapak dan ibu wali siswa menyekolahkan disini akan mendapat manfaat dan barokah bisa sekolah disini,” tambah Udin.

Kegiatan penutupan tadi diawali dengan apel pagi, kemudian ada Pentas Seni (Pensi) dari kelompok 1 hingga kelompok 8. Hal tersebut dalam rangka penggalian bakat anak didik kelas baru, agar dapat ditampilkan.
“Kami beri kesempatan bagi para siswa kelas VII untuk menampilkan bakat, kreasi yang mereka miliki. Memang kami batasi waktu untuk penampilan, karena mengingat ini hari Jum’at, jadi kami batasi durasi untuk Performance,” terangnya.
Diantara performance kelas VII tadi ada penampilan, Solo Song, Karate, Band, Dolanan anak, Drama Sekolah Anti Bulliying dan lain sebagainya.

Terpisah, Arsakha Virendra Taqwa Danadyaksa asal sekolah MI Muhammadiyah Al-Tanbih Getaspejaten, dan Wildan Ganjar Pranowo asal SD Kramat mengungkapkan perasaanya senang sekali bisa diterima disekolah SMP 2 Kudus, karena ini memang sudah cita-cita sejak kelas dibangku SD/MI.
“Perasaan senang dan gembira bisa masuk di sekolah yang telah menjadi impian sejak dibangku sekolah yakni bisa masuk di SMP 2 Kudus,” ungkapnya.
Mengenai MPLS selama lima hari ini sangat seru dan terkesan sekali dihati kami, karena susana baru, kelas baru, bapak dan ibu guru baru, teman baru, juga kakak kelas (Osis) yang selalu mendampingi dan memberi motivasi kami, pokonya Asyik dan menyenangkan sekali.
“MPLS di sekolah kali ini sangat seru dan asyik, hal ini tidak akan menjadi kisah yang tak akan terlupakan bagi kami,” ujarnya.
(L-M@n)





