KUDUS – baistnews.com Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bodyguard Srigala Nusantara (BSN) Kudus, terus menggelar aksi peduli sesama dengan menggelar Bhakti Sosial (Baksos) melalui progam Jum’at Berkah.
Kepedulian terhadap sesama kali ini, diberikan kepada Ngatini (80), seorang lanjut usia (Lansia) yang hidup sebatangkara yang tinggal di sebuah gubug reot berukuran sekitar 2 x 3 meter di wilayah Desa Hadipolo RT 09 RW 01, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.
Kondisi tempat tinggal Ngatini cukup memprihatinkan. Gubug reot sederhana yang ditempatinya hanya berdinding anyaman bambu dan beralaskan tanah.
Diluar kondisi gubug tampak memprihatinkan. Tumpukan botol plastik bekas dan berbagai barang yang dikumpulkan Ngatini. Didalamnya hanya terdapat sebuah ranjang berukuran pas dengan tubuhnya.
Beberapa pakaian tergantung seadanya, sementara sejumlah perkakas dan barang lainnya terlihat menumpuk tidak beraturan. Tak ada dapur maupun kamar mandi didalam gubug tersebut.

Ketua umum (Ketum) BSN Joko Susilo, mengatakan bahwa kegiatan “Jumat Berkah” merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan.
“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan beban ibu Ngatini,” Kata Joko Susilo Jum’at (16/10/2026).
Lebih lanjut Joko menambahkan, bahwa kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan kegiatan sosial yang menjadi salah satu progam dari BSN Rescue.
“Kegiatan sosial merupakan progam kerja dari BSN Rescue yang setiap satu bulan diadakan dua kali sekali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak harus menunggu memiliki harta berlimpah. Hal terpenting adalah kemauan untuk berbagi, membantu, dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Aksi sosial ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian bersama.
Joko juga menjelaskan, bahwa bantuan dalam aksi sosial tersebut, BSN menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, susu, minyak goreng, serta sebuah panci, dan sejumlah uang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Ngatini.
“Melalui Jumat Berkah, BSN Kudus berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan tulus, insya Allah dapat menjadi penguat bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ngatini (80) mengaku terharu dengan adanya bantuan paket sembako tersebut. Dirinya tidak menyangka ada banyak orang berdatangan ke gubug saya dan memberi bantuan.
“Tidak menyangka ada banyak orang datang ke gubug saya dan memberi bantuan, ada beras, minyak goreng panci, sejumlah uang dan lainnya,” kata Ngatini.
Ngtini juga berdo’a “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua, serta membalas setiap kebaikan para dermawan dengan pahala yang berlipat ganda, Aamin.
(L-Man)





